APEL HARI SANTRI DI KECAMATAN NGAJUM

IMG-20161022-WA0011IMG-20161022-WA0013IMG-20161022-WA0022IMG-20161022-WA0014IMG-20161022-WA0024

Hari Santri Nasional (HSN) 2016 di bumi perkemahan Ngajum Kabupaten Malang terasa beda dengan kehadiran Bupati Malang, Rendra Kresna yang memakai sarung saat membuka apel pagi sebagai Instruktur Upacara (irup).

Begitupun dengan seluruh undangan yang hadir, baik dari DPRD Kabupaten, Provinsi Jatim, Rektor Unira, PC NU serta Muspika Kecamatan Ngajum, semuanya bersarung dan khidmat mengikuti apel HSN 2016 yang jatuh pada Sabtu (22/10/2016).

Selain bersarung, kehadiran orang nomor satu Kabupaten Malang ini juga memberikan suntikan pemahaman baru bagi para peserta dan undangan dengan jumlah sekitar 2.000 orang yang hadir untuk kembali merefleksi makna santri dalam pembangunan bangsa.

“Kalau masih menganggap peran santri hanya sekadar berurusan dengan kitab, pondok pesantren, pengajian, mari hari ini kita luaskan pemahaman kita semua tentang peran santri,”kata Rendra yang menyampaikan peran santri sangat signifikan dalam merebut kemerdekaan RI.

“Santri juga ikut bertempur membebaskan cengkeraman kuku penjajah. Kemerdekaan RI tidak lepas dari peran ulama dan santri. Maka kini, santri pun punya tanggungjawab yang sama untuk berperang melawan musuh yang berbeda dengan dulu,”kata Rendra ¬†yang menyebutkan musuh santri yang tampak sekarang ini seperti radikalisme, narkoba, pergaulan bebas, kriminalitas dan berbagai anasir perusak generasi bangsa.

“Mari, bersama kita perangi hal tersebut dengan nafas semangat para ulama dan santri dulu. Kita bersama tekadkan di hari santri ini juga, untuk turut serta berperan dalam proses pembangunan di kabupaten,”himbau Rendra.

Di sela upacara HSN 2016, para peserta juga menyuguhkan berbagai atraksi islami, baik pencak silat maupun permainan musik islami.

Diakhir upacara, Husnul Hakim, sekretaris panitia juga menyampaikan hal senada dengan sambutan Bupati Malang bahwa saatnya santri tampil di luar dalam berbagai peran.

“Saya sependapat dengan yang disampaikan Bupati, saatnya santri berkiprah dalam berbagai sendi kehidupan dalam kerangka kemaslahatan masyarakat, bangsa dan tentunya agama,” katanya yang juga menyampaikan santri hari ini sudah tidak lagi hanya belajar ¬†agama saja.

“Sudan banyak santri yang melanjutkan belajar di Perguruan Tinggi dengan berbagai jurusan dan disiplin ilmu beragam kini. Karena memang sudah waktunya santri juga menguasai dan ahli dibidang lain selain agama,”kata Husnul.

Upacara HSN 2016 secara serentak dilaksanakan di berbagai kecamatan di Kabupaten Malang, seperti di Kepanjen, Tumpang, Dau , Sumberpucung dan lainnya