Blog Page 2

0 599

download (2)download 

PT Greenfields Indonesia meresmikan pabrik baru di Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang dengan kapasitas produksi 70 juta liter per tahun.

Pabrik ini lebih besar dibanding pabrik lama di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum yang mempunyai kapasitas produksi 24 juta liter per tahun.

Total investasi untuk pabrik baru ini mencapai Rp 335 miliar. Rinciannya Rp 235 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp 100 miliar untuk modal kerja. Pabrik baru ini menyerap sekitar 100 tenaga kerja lokal.

Dengan beroperasinya pabrik ini, maka produksi pabrik di Babadan akan mulai dikurangi dan dialihkan ke sini. Pabrik ini sepenuhnya untuk pengolahan susu, tanpa ada peternakan. Bahan baku susu dipasok dari peternakan di Babadan dan nantinya juga dari Wlingi.

“Kalau dari Babadan, susu dibawa dengan truk pendingin hanya sekitar 20 menit. Kalau dari Wlingi sekitar 1,5 jam. Masih oke untuk produksi, tidak terlalu lama,” ujar Head of Dairy Manufarturing Southeast Asia PT Greenfields Indonesia, Darmanto Setyawan, Kamis (4/5/2017).

Dengan pabrik baru ini, PT Greenfields mampu melipatgandakan produksi. Selain itu juga akan semakin menguatkan Greenfileds sebagai produsen susu segar nomor satu di Indonesia. Berdasarkan survey Nielsen, Greenfields menguasai 54 persen pasar susu pasteurisasi di Indonesia.

Pabrik baru ini nantinya juga untuk menunjang ekspor ke negara-negara di Asia Tenggara. Yang terbaru adalah Kamboja dan Myanmar.

“Kami akan berupaya masuk ke lebih banyak pasar Internasional,” ujar Managing Director of AustAsia Dairy Groups, Edgar Collins.

Terkait investasi di pabrik Palaan, Collins menyebut angkanya empat kali lipat investasi di Babadan. Pabrik ini diklaim ramah lingkungan, dengan bahan bakar cangkang kelapa sawit dan cangkang kemiri. Bahkan sudah mendapat pengakuand dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, sebagai pabrik yang menerapkan konservasi energi.

Tahun 2016 Pt Greenfields Indonesia mampu meraup laba sebesar Rp 400 miliar. Dengan beroperasinya pabrik baru ini, PT Greenfields menargetkan keuntungan sebesar Rp 500 miliar. Sebab meski sudah punya pabrik baru, peternakan di Wlingi belum menghasilkan susu. Surya Pos, 4 Mei 2017.

0 183

IMG-20170526-WA0018IMG-20170526-WA0008Dalam rangka meningkatkan sinergitas guna menciptakan Wilayah Kecamatan Ngajum yang aman dan nyaman, maka Muspika Kecamatan Ngajum mengadakan rapat bersama tiga pilar dalam rangka kenyamanan dan keamanan di wilayah kecamatan ngajum.

acara dimaksud dilaksanakan pada hari Jum’at 26 Mei 2016. dihadiri oleh Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Ketua Ormas

0 191

IMG-20170519-WA0042IMG-20170519-WA0041Dalam rangka pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Rastra dikecamatan ngajum kabupaten malang, maka pada hari jum’at 19 Mei 2017 bertempat di aula kantor Kecamatan Ngajum dihadiri biro ekonomi Provinsi Jawa Timur dan Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Malang. cara di buka oleh Bapak Camat Ngajum Hariyono,S.Sos. dalam sambutannya camat ngajum menekankan kepada Kepala Desa agar mendistribusikan kepada warga masyarakat yang memang betul betul membutuhkan.

acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Desa dan Perangkat Desa yang menangani Rastra.

0 181

IMG-20170317-WA0028Pada hari Jum’at 17 Maret 2017 bertempat di Gedung Serbaguna Desa Ngajum. telah diadakan santunan bagi 270 anak yatim piatu.

Santunan tersebut diberikan oleh Hj. Jajuk Rendra Kresna selaku ketua TP.PKK Kabupaten Malang. didampingi oleh Ketua TP.PKK Kecamatan Ngajum dan Ketua TP.PKK Desa se Kecamatan Ngajum.

0 156

20170302_10075220170302_10180620170302_101806Dalam rangka monitoring Pelaksanaan APBDes dan Pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2017 di Desa Ngajum, Komisi A DPRD Kabupaten Malang diketuai oleh Bapak Darmadi mengadakan kunjungan ke Desa Ngajum. acara dibuka oleh bapak camat ngajum Hariyono,S.Sos. dalam sambutan nya Camat Ngajum menekankan agar Bendahara Desa mengelola keuangan sesuai aturan yang berlaku serta panitia pilkades menanyakan aturan-aturan pilkades kepada anggota Komisi A.

Anggota Komisi A dalam sambutannnya menekan kan kepada Panitia Pilkades agar melaksnakan pilkades sesuai dengan juklak dan perbub.

0 194

20161121_090027dalam rangka stabilitas keamanan diwilayah Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang, Muspika Kecamatan Ngajum mengadakan musyawarah tiga pilar pada hari Senin, 21 Nopember 2016 guna membahas isu-isu yang berkembang saat ini.

Musyawarah dibuka oleh sekcam ngajum, dalam sambutannya sekcam mengajak kepada semua elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga kerukunan umat beragama.

demikian juga Danramil dan Kapolsek ngajum juga berpesarn kepada kepala desa dan tokoh masyarakat agar menjaga kerukunan umat beragama

acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa, Perangkat Desa Tokoh Agama dan Tokoh Mayarakat.

0 250

IMG-20161116-WA0026IMG-20161116-WA0034dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat di Desa Maguan dan dengan berakhirnya masa jabatan Kuwowo di Desa Maguan, maka Kepala Desa Maguan segera mengadakan pengangkatan kuwowo. pada hari Rabu, 16 Nopember 2016 diadakan pengambilan sumpah janji perangkat Desa Jabatan Kuwowo Desa Maguan (sdr Puguh Pribadi), sumpah dan janji di perangkat oleh Kepala Desa Maguan dan di saksikan oleh Muspika Kecamatan Ngajum.

dalam sambutannya camat ngajum menekankan kepada perangkat desa maguan agar lebih disiplin dalam bekerja dan melayani masyarakat.

0 206

20161115_155017

Undang – Undang Dasar 1945 dalam penjelasan umumnya menyatakan secara tegas, bahwa Indonesia adalah negara yang berdasarkan pada hukum (rechstaat) dan tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka (machsstaat). Dengan konsep negara hukum tersebut, maka aturan hukum mengikat kepada segenap warga masyarakat tanpa terkecuali para penguasa di negara Indonesia, dalam rangka untuk tercapainya fungsi kontrol sosial dari hukum, mewujudkan ketertiban, keadilan dan ketentraman masyarakat serta fungsi hukum untuk perubahan kehidupan sosial agar lebih berkualitas, maju dan sejahtera, pembangunan yang terarah, komprehensif dan berkesinambungan. Dan hasilnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sesuai dengan ketentuan UUD 1945, bahwa setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan, terhadap siapapun yang melanggar hukum akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Dengan menyadari arti pentingnya fungsi hukum bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, maka pemerintah menyelenggarakan pembinaan terhadap semua unsur-unsur sistem hukum. Sasaran pembinaan hukum selain materi hukum dan lembaga hukum adalah juga pembinaan terhadap budaya hukum.
sehubungan hal tersebut diatas pada hari Selasa, 15 Nopember 2016 di Balai Pertemuan Desa Ngajum diadakan Sosialisasi Hukum oleh Bagian Hukum Setda Kabupaten Malang
Acara dimaksud dihadiri oleh kurang lebih 60 orang terdiri dari Perangkat Desa, Anggota BPD,LPMD. Guru dan Tokoh Masyarakat di Desa Ngajum, dibuka oleh Camat Ngajum yang diwakili oleh Sekretaris Camat (Gianto Setyo Sasono).

0 165

Humas-Lomba Tari Saman dalam rangka Hari Jadi ke 1256 Kabupaten Malang yang sudah berlangsung selama enam hari sejak dibuka Bupati Malang 24 Oktober 2016 hingga 26 Oktober 2016 berakhir hari ini, Sabtu (29/10). Keluar sebagai juara pertama Kecamatan Pujon.

Beruntun menempati juara 2, Sekretariat Daerah Kabupaten Malang, juara 3 Kecamatan Pagak. Sedangkan juara harapan 1 diraih Badan Kepegawaian Daerah dan menepati juara harapan 2, Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya saat menutup Lomba Tari Saman, Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna menjelaskan bahwa perlu ada pemahaman yang sama bahwa  tari saman ini adalah tarian Torikoh yang merupakan suatu cara mendekatkan diri kita kepada Allah melalui dzikir yang ada di dalamnya.”

“Setiap negara punya ciri khas sendiri, Seperti halnya saman dari Kecamatan Pagak dan  Kecamatan Gondanglegi satu sama lain juga berbeda. Masing-masing memiliki ciri khasnya sendiri-sendiri. Tarian ini mengajak bagaimana orang Islam harus berpegang teguh pada ajaran Islam,” terang Bupati Rendra

“Sebagaimana pakemnya, ada sholawat, kisah dan pesan yang disampaikan dalam tarian yang biasa ditampilkan dari sore hingga pagi  kurang lebih hingga 8 jam ini. Hingga para penari saman ini hanyut dalam trance dengan dzikir yang dilantunkan. Dengan kreatifitas yang terus kita kembangkan, kita akan terus mencari bentuk yang sesuai dengan karakteristik Kabupaten Malang itu sendiri,” Jelas Bupati lebih lanjut, tak lupa juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan ungkapan terima kasih kepada para peserta yang sudah turut ambil bagian.

0 190

20161026_09252820161026_10022920161026_093151Ketahanan Keluarga, apa pentingnya ?
Keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat. Kehidupan masyarakat sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk membawa dampak positif dan negative. Dampak negative pertumbuhan penduduk di Indonesia diantaranya adalah meningkatnya masalah sosial di masyarakat seperti kasus perceraian dalam keluarga, keterbatasan akses masyarakat dalam memperoleh layanan pendidikan dan kesehatan berkualitas secara mudah dan murah, krisis air bersih dan rendahnya perilaku hygiene di sebagian besar masyarakat, semakin banyak keluarga yang tidak memiliki rumah tinggal yang layak huni, dan beberapa permasalahan masyakat di daerah rawan bencana, konflik, atau kepulauan terpencil. Pada intinya, akan lebih banyak lagi jumlah keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar minimal, tidak memiliki pengetahuan tugas perkembangan , tidak memiliki keterampilan yang dibutuhkan , terbatas kesempatan dan akses untuk maju dan berkembang ,  dan pada akhirnya keluarga akan menemui kesulitan dalam menjalankan fungsi-peran-tugas keluarga. Potret ini banyak kita jumpai di sekitar kita. Inilah yang mendasari pentingnya ketahanan keluarga.
 maka pada hari Rabu, 26 Oktober 2016 GOW Kabupaten Malang mengadakan Worksoft Ketahanan Keluarga di Desa Kranggan Kecamatan Ngajum, dengan pembicara Wajhiya abdillah, acara tersebut dihadiri oleh Ketua GOW Kabupaten Malang (HJ.Jajuk Rendra Kresna) di dampingi oleh Bapak Camat Ngajum dan Ketua TP.PKK Kecamatan Ngajum.

acara tersebut dibuka oleh Camat Ngajum (Drs.Eko Wahyu Widodo,M.Si. dihadiri sekitar 150 peserta tersebut berjalan dengan baik dan lancar