Authors Posts by Ngajum

Ngajum

71 POSTS 0 COMMENTS

0 196

IMG-20150130-01674IMG-20150130-01699dalam rangka giat rutin TP.PKK Kecamatan Ngajum ke Desa-desa. Ketua TP.PKK Kecamatan Ngajum mengadakan pembinaan administrasi PKK Desa sekaligus memberikan bantuan sembako kepada kaum dhuafa.

0 220

PK camat tanam padi

Pencapaian ketahanan pangan nasional  bukan lagi menjadi tugas dari sektor pertanian dan pendukungnya saja. TNI yang notabene seorang prajurit juga turun langsung  kesawah mendukung pertanian. ;Hal ini diungkapkan langsung Danrem 083/Baladika Jaya Kolonel Arm. Totok Imam Santoso S.IP,M.Si saat melakukan pencangan tanam perdana di Desa Asrikaton, Kec. Pakis, Rabu (21/1) Menindaklanjuti hal tersebut Pada hari kamis, 22 Januari 2015. Muspika kecamatan ngajum juga turun langsung kesawah untuk menanam padi perdana di Dusun Jatisari Desa Ngajum Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Penanaman padi dimaksud juga diikuti secara serentak oleh TP.PKK Kecamatan Ngajum. Kepala Desa, Perangkat Desa, UPT Dinas Pertanian Kecamatan Ngajum, masyarakat umum dan Mahasiswa KKN Unibraw.

0 221

105_1480dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Malang tahun 2014 Kecamatan Ngajum ikut berpartisipasi mengikuti pawai budaya dengan menampilkan wisata religi Kraton Gunung Kawi

0 193

Hari Jum’at tanggal 5 Desember 2014, camat ngajum memimpin penanaman pohon dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) di wilayah kecamatan ngajum Kabupaten Malang yang dihadiri polsek dan danramil kecamatan ngajum dan TP.PKK Kecamatan Ngajum, . penanaman pohon juga di lakukan serentak oleh Kepala Desa serta Perangkat Desa se wilayah Kecamatan Ngajum. Dalam sambutannya sebelum acara penanaman pohon camat ngajum berpesan agar setelah penanaman pohon dilanjutkan dengan perawatan tanaman tersebut.
Jenis pohon yang ditanam adalah :
1. SENGON = 170.691 pohon
2. Sirsak = 1.425 pohon
3. Glodokan = 616 pohon
4. Nangka = 6.292
5. Apokat = 1.070
6. Mangga = 100
7. Jabon = 55
8. Sukun = 665
9. Jati = 50
10. Trembessi = 150
11. Cengkeh = 28.140
Tanaman tersebut tersebar di wilayah kecamatan ngajum.

0 238

Bupati Malang H. Rendra Kresna melepas gerak jalan sehat yang diselenggarakan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-43 dan Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1254, di Desa Ngajum Kecamatan Ngajum, Minggu (19/10) kemarin.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan gerak jalan sehat selain dapat memupuk tali persaudaraan juga dapat menambah semangat untuk menjadi orang yang sehat. Menurutnya, modal dalam membangun Kabupaten Malang adalah semua masyarakat harus sehat terlebih dahulu.
“Dengan kondisi yang sehat, selain dapat melakukan aktifitas masing-masing, anggaran di bidang kesehatan dapat dialihkan dari yang awalnya diperuntukkan bagi orang sakit, bisa untuk kepentingan lainnya, di antaranya bisa digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana kesehatan yang dibutuhkan masyarakat,” kata Bupati sebelum memberangkatkan peserta jalan sehat. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan secara simbolis helm keselamatan lalu lintas kepada masyarakat Kecamatan Ngajum, penandatanganan prasasti PNPM Pedesaan senilai milyaran rupiah.
Di panggung kehormatan, tampak hadir Pimpinan dan Anggota DPRD Kab. Malang, Sekretaris Daerah Kab. Malang, Jajaran Kepala SKPD, Camat Ngajum dan Camat Wonosari serta Kepala Desa se-Kecamatan Ngajum dan Wonosari. Turut hadir pula para pengusaha angkutan, baik angkutan orang maupun angkutan barang serta pihak sponsor acara tersebut.
Sementara itu, Abdul Rachman Firdaus Kepala Dishubkominfo Kab. Malang menjelaskan acara yang dipusatkan di lapangan Desa Ngajum tersebut terselenggara berkat kerja sama berbagai pihak, terutama para sponsor karena kegiatan itu sama sekali tidak menggunakan dana APBD. “Gerak jalan sehat ini diikuti sekitar 15 ribu orang,” tegasnya.
Gerak jalan sehat yang diawali dari lapangan Desa Ngajum, menempuh jarak sekitar 3,5 km melewati Desa Sendang. Hadiah total senilai 30 juta rupiah, dengan hadiah utama berupa sepeda Motor Yamaha Mio GT.

0 191

Thursday, 23 October 2014 12:56
KEPANJEN – Bencana kekeringan yang menimpa wilayah Kabupaten Malang terus meluas. Itu terbukti dengan bertambahnya jumlah desa yang terkena bencana tersebut. Menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Dra Endah Parminingtyas, hingga kemarin sesuai data yang masuk ada 12 desa yang terkena bencana ini kekeringan tersebar pada enam kecamatan. “Sebelumnya hanya ada 10 desa saja, dan awal pekan ini ada tambahan dua desa lagi, yakni Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, dan Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung,’’ katanya.
Selain dua desa tersebut, wanita berjilbab ini juga mengatakan ada dua desa lain yang berpotensi tekena dampak kekeringan. Yakni Desa Druju, dan Desa Ringinasri, keduanya ada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Dua desa ini berpotensi, karena mengecilnya sumber air di dua desa tersebut.
Seperti 10 desa lainnya, dua desa ini, dikatakan Endah langsung mendapatkan droping air, masing-masing 15 ribu liter setiap hari. Droping air dilakukan mulai kemarin. “Sebelumnya kami mendapat pemberitahuan secara lisan, kemudian dilanjutkan dengan surat tertulis dari pihak kecamatan masing-masing. Dan hari ini, kami langsung melakukan droping air,’’ urainya.
Endah mengatakan pihaknya masih mendapatkan laporan terkait sumber air yang mengecil, sedangkan pihak Kecamatan Sumbermanjing Wetan belum mengirimkan surat, sehingga pihaknya tidak bisa melakukan droping air bersih di dua desa tersebut.
Wanita berjilbab ini menguraikan, jika droping air di 12 desa ini tidak hanya dipenuhi oleh BPBD. Tapi ada tiga instansi lain yang membantu, yakni Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), PMI, dan PDAM yang tergabung dalam Posko Penanggulangan Bencana Kekeringan. “Masing-masing mendapatkan tugas sendiri-sendiri, seperti di Lawang serta Jabung, air dipasok oleh PMI, BPBD memasok air ke Kecamatan Sumberpucung, dan Donomulyo, PDAM memasok air ke Pagak, dan Singosari,’’ tambah Endah, yang mengatakan dari enam kecamatan, paling banyak daerah kekeringan adalah Kecamatan Donomulyo, yakni enam desa.
Pasokan air ke desa-desa ini terus dilakukan, hingga bencana kekeringan ini berakhir. Bahkan, pemerintah Kabupaten Malang juga siap memperpanjang waktu pembentukan Posko Bencana Kekeringan ini. “Sesuai surat bupati Malang, posko penanggulangan bencana kekeringan ini berakhir hingga 30 Oktober mendatang. Tapi jika dalam waktu tersebut belum turun hujan maka Posko pun diperpanjang,’’ tambahnya.
Kondisi kekeringan ini sebetulnya dikatakan oleh Endah bukan hanya terjadi tahun ini saja, tapi tahun-tahun sebelumnya juga terjadi. Hanya saja, menurutnya ada tambahan jumlah desa, sehingga tahun ini bencana kekeringan bisa dikatakan lebih luas dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Sampai saat ini memang tidak ada kendala, distribusi air ke tempat-tempat kekeringan berjalan dengan lancar. Beberapa desa juga sudah membuat tandon air, untuk persediaan air bersih,’’ tandasnya. (vik/feb)

0 203

Tuesday, 07 October 2014 12:41
MALANG – Meski pendaftaran CPNS Online Kabupaten Malang sudah ditutup sejak Selasa (30/9) lalu, namun berkas lamaran CPNS Kabupaten Malang masih terus berdatangan di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dari kantor Pos.
Hingga kemarin berkas-berkas lamaran para CPNS ini masih diterima oleh pegawai BKD. Lamaran ini tetap diterima dengan syarat stempel pos yang terdapat pada amplop berkas tanggal 1 Oktober. Panselnas memang tidak memberikan batas akhir penerimaan berkas.
“Jumlah berkas yang diterima memang baru sekitar 2500-an berkas, dari 3000-an pelamar yang mendaftar di website Panselnas. Mungkin saja, tidak semua yang daftar itu mengirimkan berkas, atau berkas yang dikirim lebih dari tanggal 1 Oktober,’’ kata Kabid Pengembangan dan Kesejahteraan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Heru Nugroho kepada Malang Post, kemarin.
Terkait dengan pelaksanaan, tes CPNS sendiri, Heru mengaku belum tahu. Itu karena semua jadwal dan soal dibuat oleh Panselnas. “Kami di daerah hanya ketempatan saja, sedangkan untuk jadwal, dan soal semuanya dibuat di pusat. Jadi kami juga belum tahu,’’ terangnya.
Seperti yang pernah diberitakan koran ini, Menpan membuka pendaftaran CPNS Online kabupaten Malang pertengahan Oktober lalu. Dalam pengumuman yang disebarkan, pendaftaran CPNS Online tersebut, Kabupaten Malang mendapat kuota 152 formasi, dengan rincian untuk tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis.
Berkas-berkas yang masuk sudah masuk tahap verifikasi. Semua berkas lamaran yang diterima pegawai BKD semuanya diverifikasi, untuk mencocokkan data dengan yang ada di Panselnas. Sejauh ini, belum menemukan adanya berkas yang menyalahi syarat atau ketentuan yang diberikan.
“Saat ini masih tahap mencocokkan. Satu persatu berkas masih kami lihat, dan dicocokkan dengan data yang sudah masuk di Panselnas. Kalau ada ketidakcocokkan umumnya hanya pada ukuran foto saja, sedangkan lainnya tidak ada,’’ terangnya. (vik/aim)
Add new comment

0 270

IMG-20140915-00430 IMG-20140915-00423Camat Ngajum (Drs. Eko Wahyu Widodo, M.Si)mengawali tugasnya mengunjungi Desa-Desa sekecamatan Ngajum dalam rangka Perkenalan sekaligus Pembinaan kepada Perangkat Desa se Kecamatan Ngajum pada minggu pertama setelah resmi di lantik menjadi Camat Ngajum menggantikan camat sebelumnya Lambok Sihombing, SH. Dalam pembinaan tersebut Eko menekankan agar Kepala Desa beserta Perangkat Desa bekerja secara disiplin, kerukunan, kebersamaan serta menjaga kebersihan Kantor Desa, cara berpakaian seragam dinas dan lain sebagainya. Sesuai dengan Motto Kabupaten Malang “ Berfikir Maju, Bertindak Nyata dan Berhasil Bersama”.

0 187

Pada Acara HUT RI ke- 67  tahun 2012, diadakan serangkaian acara diantaranya Upacara Detik – detik Proklamasi bertempat di Lapangan Sendang Desa Ngajum pada hari Jum’at tanggal 17 Agustus 2012 bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Camat Ngajum ( Bpk. R.ICHWANUL.M,SH,MSi ), kemudian Lomba Gerak Jalan yang diikuti oleh peserta dari SD,SMP/MTs, SMA/MA serta UMUM yang mengambil Rute Start Depan Pasar Desa Ngajum dan Finish Lapangan  Sendang Desa Ngajum. Peserta Gerak Jalan ini  juga merupakan Peserta Upacara  pada saat Penurunan Bendera, bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kapolsek Ngajum ( AKP. SRI SUGENG WASKITO ).dan dilanjutkan buka Puasa bersama.sebelum acara inti dimulai,pada tanggal 15 Agustus diadakan Pengukuhan anggota Paskibra dan  pada malam tujuh belas diadakan selamatan dan buka puasa bersama di aula Kantor Kecamatan Ngajum, yang diikuti semua warga ngajum, muspika dan tokoh masyarakat serta perangkat Desa dan Staf Kec. Ngajum.